Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Bertambah Jadi 469 Orang, 1.500 Orang Hilang

Maria Christina Malau
Korban tewas akibat banjir bandang dahsyat di perbatasan Nepal dan China melonjak jadi 469 orang dan lebih dari 1.500 orang hilang, hingga Jumat (28/8/2026). (Foto: AP)

Angkatan Darat Nepal juga mengerahkan tim penyelamat ke Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Upper Trishuli-1 yang berada dekat perbatasan Nepal-China. Tim dikirim setelah menerima laporan sejumlah orang terjebak di dalam terowongan.

Juru Bicara Angkatan Darat Nepal Brigadir Jenderal Raja Ram Basnet mengatakan, operasi penyelamatan terkendala lumpur yang menutup akses ke terowongan.

"Rumit untuk menemukan titik masuk dan keluar terowongan karena semuanya tertutup lumpur. Prioritas pertama kami adalah menyelamatkan orang-orang yang terjebak," kata Basnet kepada AP.

Video yang beredar memperlihatkan banjir dengan arus sangat deras menghancurkan bangunan, jembatan, dan kendaraan. Warga terlihat berlari menyelamatkan diri ketika banjir menerjang kawasan permukiman.

Setelah air surut, bangunan dan jalan-jalan tertutup lumpur. Puing beton berserakan di berbagai lokasi yang sebelumnya dilanda banjir.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
2 hari lalu

Nepal Berduka, Korban Meninggal Banjir Bandang Ratusan Orang

3 hari lalu

Banjir Dahsyat Nepal-China: Korban Tewas Jadi 362 Orang, 1.400 Lainnya Hilang

3 hari lalu

Banjir Bandang Dahsyat Terjang Perbatasan Nepal-Tibet, 157 Orang Tewas, 400 Wisatawan Hilang

3 hari lalu

Kisah Korban Selamat dari Banjir Bandang Nepal, Istri dan Anak Tewas dalam Hitungan Detik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal