Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

Anton Suhartono
Wabah Ebola telah merenggut sedikitnya 100 nyawa di Republik Demokratik Kongo dalam wabah terbaru di negara tersebut (Foto: Reuters)

Mengutip keterangan beberapa sumber, lokasi yang dimaksud adalah pangkalan militer AS di Jerman, namun hal ini belum dikonfirmasi.

Dalam pembaruan informasi pada Senin (18/5/2026), CDC menyatakan risiko paparan di AS relatif rendah. Namun lembaga kesehatan masyarakat itu juga akan memperkenalkan beberapa langkah guna mencegah penyakit mematikan tersebut masuk.

Ini termasuk memantau pelancong yang tiba dari daerah yang terdampak dan memberlakukan pembatasan masuk bagi pemegang paspor non-AS jika pernah menetap di Uganda, Kongo, atau Sudan Selatan dalam 21 hari terakhir.

AS juga telah mengeluarkan peringatan perjalanan Level 4, tingkat paling tinggi, yang memperingatkan agar tidak melakukan perjalanan ke Kongo.

Lebih dari 28.600 orang terinfeksi Ebola selama 2014-2016 di Afrika Barat, wabah virus terbesar sejak penemuannya pada tahun 1976.

Penyakit ini menyebar ke sejumlah negara di dalam dan luar Afrika Barat, termasuk Guinea, Sierra Leone, AS, Inggris, dan Italia, menewaskan sekitar 11.325 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Trump Klaim Harga Minyak Sudah Turun Setelah Perang: Lebih Murah daripada Masa Joe Biden

5 jam lalu

Menlu Iran Araghchi Diusir AS, Ini Respons Teheran

8 jam lalu

Tolak Bertekuk Lutut, Iran Siap Perang dan Negosiasi dengan AS

7 jam lalu

Deretan Miliarder Baru Lahir dari IPO Tahun Ini, Siapa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal