Korban Tewas Gempa Myanmar Dekati 3.000 Orang, Bau Busuk Tercium di Sekitar Bangunan Runtuh

Anton Suhartono
Jumlah korban tewas gempa M7,7 yang mengguncang Myanmar mendekati 3.000 orang (Foto: AP)

Seorang petugas SAR mengatakan baunya sangat menyengat sudah tercium di sekitar bangunan yang runtuh. Bau dari mayat yang membusuk akibat panas terik tercium di beberapa lokasi Mandalay.

Sementara itu di pinggiran Mandalay, krematorium bekerja keras untuk mengkremasi ratusan mayat. Pemandangan itu diperkirakan masih akan terlihat dalam bebearpa hari mendatang karena masih banyak korban yang terjebak reruntuhan.

Mengheningkan Cipta

Myanmar menggelar mengheningkan cipta selama 1 menit pada Selasa kemarin untuk mengenang para korban gempa dahsyat tersebut.

Sirene dibunyikan pada pukul 12.51.02 waktu setempat, sesuai dengan jam gempa terjadi pada Jumat pekan lalu. Pencarian korban pun dihentikan sejenak untuk menghencingkan cipta.

Di kompleks apartemen Sky Villa, salah satu lokasi paling parah, petugas SAR berbaris untuk memberi penghormatan terakhir. Suara sirene meraung, sementara bendera dikibarkan setengah tiang dari tiang bambu yang diikatkan ke tenda penyelamat.

Selain di Myanmar, gempa dahsyat tersebut juga menewaskan setidaknya 20 orang di Thailand, berjarak 1.000 km lebih dari titik pusat guncangan. Para korban tersebut umumnya pekerja konstruksi di lokasi ambruknya gedung 30 lantai di Bangkok. Selain itu puluhan orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Mobil
7 hari lalu

Daimler Ekspor Perdana Bus Mercedes Buatan Cikarang ke Thailand

Internasional
7 hari lalu

Cerita Kengerian Crane Timpa Kereta di Thailand Tewaskan 32 Orang, Penumpang Terlempar

Internasional
7 hari lalu

Lagi, Crane Pembangunan Jembatan Ambruk di Thailand Telan Korban Jiwa

Internasional
7 hari lalu

Kereta Tertimpa Crane Proyek Kereta Cepat di Thailand, Korban Tewas Jadi 32 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal