Korea Utara Kutuk Serangan AS ke Venezuela: Pelanggaran Berat Piagam PBB!

Anton Suhartono
Korea Utara mengutuk keras serangan militer AS terhadap Venezuela (Foto: AP)

SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) mengutuk keras serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela. Serangan disertai penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro serta Ibu Negara Cilia Flores pada Sabtu (3/1/2026) itu merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan maupun hukum internasional secara terang-terangan.

Pyongyang juga menyerukan komunitas internasional untuk memprotes serangan AS tersebut.

"Kementerian Luar Negeri Korea Utara menganggap tindakan hegemonik Amerika Serikat yang dilakukan terhadap Venezuela sebagai pelanggaran kedaulatan paling serius dan pelanggaran berat terhadap Piagam PBB," bunyi pernyataan Kemlu Korut, dikutip Senin (5/1/2026).

Hukum internasional mengamanatkan, penghormatan terhadap kedaulatan, tidak campur tangan dalam urusan dalam negeri negara lain, serta menghargai integritas wilayah negara lain.

Kemlu Korut menegaskan, AS telah melanggar kedaulatan Venezuela yang dampaknya bisa menyebabkan ketidakstabilan global.

Komunitas internasional didesak untuk memberi perhatian serius terhadap Venezuela serta meningkatkan protes terhadap AS atas tindakannya yang semena-mena. Serangan AS ke Ibu Kota Karakas telah menimbulkan konsekuensi yang menghancurkan bagi stabilitas kawasan dan hubungan internasional.

Surat kabar The New York Times, mengutip keterangan seorang sumber pejabat senior Venezuela, melaporkan setidaknya 40 orang tewas, termasuk warga sipil, akibat serangan AS yang menargetkan bandara dan pelabuhan tersebut. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

2 hari lalu

Houthi Peringatkan AS Tak Terlibat dalam Konflik Lawan Saudi

2 hari lalu

Trump Sebut Akan Bertemu Kim Jong Un Bulan Depan

2 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal