Usai Serang Venezuela, Trump Ancam Kolombia

Anton Suhartono
Donald Trump mengancam Kolombia akan menjadi target selanjutnya setelah menyerang Venezuela (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam Kolombia akan menjadi target selanjutnya setelah menyerang Venezuela. Militer AS menggelar serangan besar-besaran ke Ibu Kota Karakas dan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta Ibu Negara Cilia Flores.

Dia menyebut Presiden Kolombia Gustavo Petro punya andil dalam masuknya kokain ke AS. Trump bahkan menyebut Petro memiliki pabrik kokain yang kemudian diselundupkan ke AS. 

"Jadi dia harus berhati-hati," kata Trump, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (4/1/2026).

Selain Kolombia, Trump juga memberi peringatan yang sama terhadap Kuba.

“Kami ingin membantu warga Kuba, tapi kami juga ingin membantu orang-orang yang terpaksa meninggalkan Kuba untuk menetap di negara ini (AS),” ujar Trump.

Trump menyebut Kuba sebagai negara gagal seraya mengkritik kepemimpinannya yang telah menjerumuskan menuju kehancuran ekonomi dan menimbulkan penderitaan selama puluhan tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran

57 tahun lalu

PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!

57 tahun lalu

Tegang! Pesawat-Pesawat Militer AS Gentayangan di Sekitar Iran

57 tahun lalu

Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Seluruh Negara Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal