Korea Utara Sebut Artis K-Pop Produk 'Perbudakan'

Djairan
Kim jong Un Larang warga Korea Utara impor hiburan dan budaya pop dari Korea Selatan dan Amerika Serikat. (Infografis: iNews.id)

PYONGYANG, iNews.idKorea Utara kembali melancarkan serangan pedas terhadap industri musik K-pop milik negara tetangga, Korea Selatan, dengan menyebutnya sebagai bentuk “perbudakan”. Pernyataan tersebut dilontarkan negara komunis itu dalam upaya baru yang disebut gerakan melawan pengaruh asing.

Sebagai upaya untuk membuat orang-orang tak menyukai K-pop, salah satu situs propaganda milik rezim pemimpin Kim Jong Un menggambarkan para artis K-pop telah terikat kontrak sejak usia dini dan “ditahan” melalui pelatihan (training) keartisan.

Hal itu, kata situs tersebut, membuat grup musik terlaris Korea Selatan seperti BTS dan Blackpink menjadi “budak” karena tubuh, pikiran, dan jiwa para personelnya dirampas oleh kepala konglomerat di dunia hiburan yang kejam dan korup di negara itu.

Seperti diketahui, grup musik asal Korea Selatan saat ini sedang menduduki puncak popularitasnya di industri hiburan dunia. Hal itu yang membuat Kim Jong Un semakin khawatir rakyatnya mengonsumsi film, musik, buku, dan produksi TV negara tetangga.

Demi membentengi hal itu, Pemerintah Korut memberlakukan sensor ketat terhadap berbagai materi terlarang. Seperti disampaikan Keith Howard, seorang peneliti dan etnomusikolog dari SOAS University of London.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
All Sport
19 jam lalu

Dari Golf ke Active Wear, Mark & Lona Serius Garap Dunia Olahraga Indonesia

Music
21 jam lalu

3 Tahun Hiatus, BTS Comeback 20 Maret 2026: Tur Dunia Menanti

Destinasi
2 hari lalu

Viral! Tren Orang Pura-Pura Miskin di Korea Selatan

Destinasi
3 hari lalu

Penyebab Krisis Kelahiran di Korea Selatan hingga Banyak Sekolah Tutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal