Yoon Suk Yeol berharap AS menempatkan kembali pesawat pengebom nuklir dan kapal selam di tengah meningkatnya ketegangan dengan Korut (Foto: Reuters)
Anton Suhartono

SEOUL, iNews.id - Korea Selatan (Korsel) akan meminta Amerika Serikat (AS) untuk menempatkan kembali pesawat pengebom nuklir serta kapal selam di Semenanjung Korea terkait ketegangan dengan Korea Utara (Korut). Permintaan itu akan disampaikan presiden Korsel terpilih Yoon Suk Yeol kepada mitranya dari AS Joe Biden saat berkunjung ke Washington DC.

Penasihat presiden mengatakan, delegasi kebijakan luar negeri dan keamanan Korsel telah bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan.

"Menyebarkan aset strategis adalah elemen penting untuk memperkuat pencegahan dan masalah ini secara alami akan muncul selama diskusi," kata Park Jin, anggota parlemen Korsel yang memimpin delegasi, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (6/4/2022).

Dia menambahkan, kedua pihak menjajaki berbagai upaya untuk meningkatkan sistem pencegahan nuklir AS dalam upaya melawan ancaman Korut.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan, kedua pihak secara umum membahas komitmen pertahanan yang diberikan AS, tapi dia enggan menjelaskan lebih lanjut.

Yoon, yang rencananya akan dilantik pada 10 Mei, sedang memetakan agenda kebijakan luar negeri setelah memenangkan pemilihan umum pada 9 Maret. Terpilihnya dia berlangsung saat meningkatnya ketegangan setelah Korut melakukan serangkauan uji coba proyektil, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM) terbaru dan paling besar pada Maret.

Pengerahan pesawat pengebom, kapal induk, dan kapal selam AS merupakan bagian dari rencana Yoon yang berjanji untuk menanggapi dengan tegas setiap ancaman Korut.


Editor : Anton Suhartono

BERITA TERKAIT