Korut Tindak Tegas Warganya Gunakan Budaya Korsel, Hukum Kerja Paksa hingga Eksekusi Mati

Anton Suhartono
Otoritas Korut kembali menerapkan tindakan keras terhadap warganya yang meniru budaya Korsel (Foto: Reuters)

Kacamata hitam juga dianggap kontra-revolusioner, meski pemimpin Korut Kim Jong Un menggunakannya. Lebih ekstrem, ayah Kim, Kim Jong Il, juga menyebut pakaian sehari-hari termasuk celana jins, sebagai kontra-revolusioner.

Sementara itu Pemerintah Korut membantah laporan soal tindakan keras, termasuk eksekusi terhadap orang yang menyimpan atau menyebarkan musik atau film Korsel. Korut menyebut penggambaran itu sebagai fitnah dan rekayasa.

Undang-undang yang ditetapkan Korut pada 2020 menetapkan, menonton atau mendistribusikan hiburan Korsel bisa dihukum mati.

Sementara itu laporan yang dirilis tahun ini termasuk kisah eksekusi mati di hadapan publik terhadap seorang petani berusia 22 tahun. Dia dinyatakan bersalah karena mendengar 70 lagu, menonton tiga film, kemudian mendistribusikannya.

Kasus tersebut diperkirakan satu-satunya melibatkan eksekusi mati yang dilakukan berdasarkan hukum penolakan ideologi dan budaya reaksioner sejauh ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Seleb
2 hari lalu

Viral Hanung Bramantyo Operasi Lubangi Hidung di Korsel, Alasannya Mengejutkan!

Internasional
4 hari lalu

Dukung Mojtaba Khamenei, Korea Utara Tegaskan Bersama Iran

Internasional
4 hari lalu

Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei Pimpin Iran, Ajak Seluruh Negara Kutuk AS-Israel

Film
5 hari lalu

Apresiasi Film Na Willa, Wamen Ekraf Irene Umar Singgung Bhinneka Tunggal Ika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal