Korut Uji Coba 2 Rudal Balistik Lagi, Korsel Geram

Anton Suhartono
Uji coba rudal Korut pada pekan lalu, meluncur sejauh 430 km (Foto: AFP)

Padahal, pada akhir Juni, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong Un bertemu secara mendadak di Zona Demiliteriasasi wilayah perbatasan yang membagi Korsel dan Korut. Kedua pihak sepakat melanjutkan pembicaraan denuklirisasi di tingkat kerja.

Mengomentari reaksi dunia atas uji coba rudal pada pekan lalu, Korut menegaskan peluncuran itu sebagai peringatan serius terhadap Korsel yang akan melanjutkan latihan perang bersama AS di semenanjung. Latihan akan dimulai pada pekan depan.

Ironisnya, Presiden Donald Trump menganggap uji coba itu sebagai hal biasa dan tak mempermasalahkannya. Menurut dia, peringatan yang disampaikan Kim ditujukan kepada Korsel dan tidak mengancam keamanan negaranya. Saat ini ada 30.000 pasukan AS berada di Korsel untuk menjaga negara itu dari potensi serangan Korut sejak perang pada 1950-an.

"Dia (Kim) tidak mengirim peringatan kepada AS. Mereka punya perselisihan sendiri, kedua negara itu punya masalah sendiri," cuit Trump, saat itu.

Media The Korea Times dalam editorialnya mengecam pernyataan Trump dengan menyebutnya sebagai "kebodohan yang disengaja".

"(Trump) Memberi kesan bahwa dia tidak keberatan dengan peluncuran rudal selama itu jarak pendek, dan tidak mengancam AS. Cara berpikir seperti itu membuat frustrasi dan berbahaya. Yang terpenting, dia memberi sinyal yang salah kepada Korut bahwa AS tidak akan ikut campur selama (rudal) tidak menargetkan wilayah AS. Bagaimana dengan sekutu AS di Asia?" demikian sekelumit isi editorial.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Mantan Ibu Negara Korsel Dihukum 1 Tahun 8 Bulan Penjara, Suap Tas Chanel Tak Terbukti 

Internasional
7 hari lalu

Usai Uji Coba Rudal Balistik, Kim Jong Un Siapkan Rencana Perkuat Nuklir Korut Hadapi AS Cs

Seleb
8 hari lalu

Geger! Baim Wong Diduga Oplas Hidung di Korsel

Internasional
8 hari lalu

Kesal Merasa Digantung, Trump Naikkan Tarif Korea Selatan Jadi 25%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal