Kota Bawah Tanah Hamas di Gaza yang Bikin Israel Khawatir, Mitos atau Fakta?

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan dari udara Kota Gaza, Palestina, setelah dibombardir Israel beberapa pekan lalu. (Foto: Maxar)

GAZA, iNews.id – Sejak Hamas melancarkan serangan mendadak pada 7 Oktober lalu, Israel sudah berulang kali menggembar-gemborkan bakal melancarkan operasi darat skala besar ke Gaza. Namun sampai hari ini, militer zionis tampaknya masih ragu untuk mengambil tindakan tersebut.

Reuters melansir, beberapa sumber keamanan Barat mengatakan, Israel masih menunda serangan darat di Gaza karena mengkhawatirkan jaringan terowongan bawah tanah Hamas yang panjangnya mencapai ratusan kilometer dan kedalaman hingga 80 meter. Belum lama ini, seorang tawanan Israel yang dibebaskan Hamas menggambarkan terowongan di Gaza itu seperti “jaring laba-laba”.

Sumber-sumber Barat dan Timur Tengah yang mengetahui masalah tersebut mengatakan, Hamas memiliki berbagai jenis terowongan yang membentang di bawah Gaza, sebuah wilayah di garis pantai berpasir seluas 360 km persegi itu. Beberapa di antaranya berupa terowongan khusus untuk penyerangan, penyelundupan, penyimpanan, dan operasional.

Seorang pejabat Amerika Serikat bahkan yakin, pasukan khusus zionis akan menghadapi tantangan sangat berat karena harus memerangi Hamas sambil berusaha menghindari terbunuhnya tawanan Israel yang ditahan para pejuang Palestina di bawah tanah.

Belum lama ini, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mencatat bahwa pertempuran Irak selama sembilan bulan untuk merebut kembali Kota Mosul dari ISIS mungkin bakal menjadi lebih mudah daripada pertempuran Israel melawan Hamas di Gaza. Jika pasukan zionis jadi melancarkan serangan darat ke kota Palestina itu, mereka kemungkinan besar bakal berurusan dengan banyak alat peledak dan jebakan yang dipasang Hamas. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Presiden Iran Pidato Kecam Trump di Sidang Umum PBB, Delegasi AS dan Israel Walk out 

2 hari lalu

Presiden Iran: Israel Punya Senjata Nuklir, Kami yang Dibom

2 hari lalu

Kunjungan Netanyahu ke AS Berantakan, Pertemuan dengan Elon Musk Batal

2 hari lalu

Board of Peace Gelontorkan Rp43 Triliun untuk Gaza, 66 Proyek Pemulihan Rampung dalam 6 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal