Krisis BBM! Warga Bangladesh Antre SPBU dari Malam sampai Pagi, Beberapa Orang Tewas

Anton Suhartono
Warga Bangladesh harus rela antre berjam-jam untuk mendapat bensin di SPBU (Foto: AP)

“Saya bakalan sibuk sepanjang hari ini,” kata Shamsuddin, kepada AFP.

Ratusan pengendara sepeda motor juga terpaksa antre panjang, bahkan sekitar 1,5 km dari SPBU. Beberapa di antaranya tertidur di atas motor.

Panjangnya antrean panasnya situasi memakan korban. Beberapa pengendara meninggal dunia karena kelelahan antre serta kerusuhan.

Satu orang meninggal setelah mengantre selama berjam-jam di bawah terik matahari di Kota Rangpur. Dua orang lainnya meninggal akibat kerusuhan di SPBU. Seorang manajer SPBU tewas ditabrak oleh sopir truk di Distrik Narail.

Sementara itu Menteri Energi Bangladesh Iqbal Hasan Mahmud mengatakan, pasokan BBM normal. Fenomena antrean panjang terjadi akibat panic buying warga.

“Tidak ada krisis bahan bakar di negara ini,” katanya, kepada parlemen pada 19 April.

Bangladesh mengandalkan 95 persen kebutuhan BBM-nya dan gas dari impor, sebagian besar dari Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Aliansi Pakta Pertahanan Makkah Dekati Iran, Bahas Keamanan Timur Tengah

4 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Oktober 2026, Cek Perbandingannya!

4 hari lalu

Iran: Timur Tengah Tak Akan Kembali Normal seperti Sebelum Perang

8 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 22 Oktober 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal