Krisis Ekonomi Parah sejak 2019, Lebanon Bangkrut

Umaya Khusniah
Wakil Perdana Menteri Lebanon, Saadeh al-Shami mengatakan, negara dan bank sentralnya telah bangkrut. (Foto: Ist)

BEIRUT, iNews.id - Wakil Perdana Menteri Lebanon, Saadeh al-Shami mengatakan, negara dan bank sentralnya telah bangkrut. Lebanon telah bergulat dengan krisis ekonomi yang parah sejak 2019.

"Negara telah bangkrut seperti halnya Banque du Liban. Kerugian telah terjadi dan kami akan berusaha untuk mengurangi kerugian bagi rakyat," kata Al-Shami kepada saluran lokal, Al-Jadeed.

Dia menambahkan, kerugian akan dibagi antara negara, Banque du Liban, bank dan deposan.

“Tidak ada perbedaan pandangan tentang pembagian kerugian,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
27 hari lalu

Serangan Udara Militer Israel Hantam Lebanon, 12 Orang Tewas Termasuk Anak-Anak

1 bulan lalu

Brutal! Pasukan Israel Ledakkan Panti Jompo di Lebanon

1 bulan lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

1 bulan lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal