Krisis Kelahiran, China Naikkan Pajak Kondom demi Jaga Populasi

Annastasya Rizqa
Pemerintah China mendorong peningkatan angka kelahiran dengan menaikkan pajak kontrasepsi. (Foto: AI)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah China terus mencari cara untuk mengatasi krisis kelahiran yang kian mengkhawatirkan. Salah satu langkah terbaru yang cukup menyita perhatian publik adalah kebijakan pengenaan pajak penjualan alat kontrasepsi sebesar 13 persen, yang mulai berlaku pada 1 Januari 2026.

Kebijakan ini diklaim sebagai upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan angka kelahiran. Menaikkan pajak kontrasepsi, pemerintah berharap pasangan usia produktif lebih terdorong untuk memiliki anak. Namun, langkah tersebut langsung memicu perdebatan luas di tengah masyarakat.

Pada 2025, jumlah penduduk China diperkirakan sekitar 1,41 hingga 1,42 miliar jiwa. Ini menjadikannya negara terpadat kedua di dunia setelah India, dengan tren populasi menurun akibat angka kelahiran rendah dan populasi yang menua. 

Worldometer mencatat populasi sekitar 1,416 miliar pada pertengahan 2025, sementara sumber lain menyebut 1,42 miliar, mencerminkan perlambatan pertumbuhan populasi.

Di sisi lain, sebagian menilai kebijakan baru ini berpotensi menimbulkan masalah baru. Alih-alih meningkatkan jumlah kelahiran, kenaikan pajak kontrasepsi dianggap tidak menyentuh akar persoalan rendahnya minat memiliki anak di China.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Tembus 1.400 Orang, 5.800 Lebih Hilang

6 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

9 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

9 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal