Krisis Populasi di Jepang, Sepertiga Perempuan Dewasa Diprediksi Tak Pernah Punya Anak

Muhammad Fida Ul Haq
Populasi di Jepang terus menurun karena warganya tidak ingin mempunyai anak (Foto: Reuters)

"Dengan biaya hidup yang semakin tinggi, saya rasa orang merasa mereka tidak mampu atau dengan nyaman mengatakan bahwa mereka ingin memiliki anak," kata Anna Tanaka (23) kepada Reuters, Kamis (31/8/2023).

Jumlah anak di Jepang telah menurun selama lebih dari empat dekade karena minat terhadap pernikahan dan pengasuhan anak menurun serta kekhawatiran finansial yang semakin besar, menunjukkan survei-survei.

IPSS menentukan perkiraan persentase wanita yang tidak akan memiliki anak dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia saat menikah dalam menghitung angka kelahiran.

Pada tahun 2020, perempuan menikah untuk pertama kalinya pada usia rata-rata 29,4 tahun, atau 3,9 tahun lebih lambat dari pada tahun 1985. Menikah pada usia akhir 30-an sering kali hanya menghasilkan satu anak.

Tren itu sendiri bisa menyebabkan siklus berbahaya di mana semakin sedikit anak berarti semakin sedikit anak yang dilahirkan.

Populasi Jepang sebesar 126,15 juta pada tahun 2020 diperkirakan akan turun menjadi 87 juta pada tahun 2070.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
1 hari lalu

Hujan Ekstrem Guyur Jepang, 8 Orang Tewas hingga Ribuan Penumpang Terjebak di Bandara

7 hari lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

10 hari lalu

Heboh Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Disebut Buatan Manusia, Mungkinkah?

10 hari lalu

Jepang Geger! Gempa Dahsyat M7,1 Tewaskan Puluhan Orang Disebut Buatan Manusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal