Krisis Rohingya, Presiden Jokowi: ASEAN Tak Boleh Tinggal Diam

Anton Suhartono
Presiden Joko Widodo (Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung kekerasan terjadap Muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, sat menyampaikan pidatonya di KTT ASEAN yang berlangsung di Philippines International Convention Center Manila, Manila,Senin (13/11/2017).

"Kita semua sangat prihatin dengan krisis kemanusiaan di Rakhine State dan juga paham akan kompleksitas masalah di Rakhine State, namun kita juga tidak dapat berdiam diri. Krisis kemanusiaan ini tidak saja menjadi perhatian negara-negara anggota ASEAN namun juga dunia,” ucap Jokowi.

Permasalahan ini tidak bisa dibiarkan, lanjut dia, karena akan menimbulkan permasalahan baru. Jika dibiarkan semakin lama maka akan berdampak pada keamanan dan stabilitas kawasan termasuk munculnya radikalisme dan trafficking in person.

Untuk mengatasi krisis ini, lanjut Jokowi, harus ada kepercayaan dan rasa solidaritas di antara negara-negara anggota ASEAN.

"Kita harus bergerak bersama. Myanmar tidak boleh tinggal. ASEAN juga tidak boleh tinggal diam," ucapnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Dokter Tifa, Ingin Jelaskan Nama Baik dan Harga Dirinya Terkoyak

6 hari lalu

Istana Bantah Ada Pembersihan Orang-Orang Jokowi dari Pemerintahan Prabowo Lewat Reshuffle

6 hari lalu

Pengacara Jokowi Pastikan Kliennya Hadir di Sidang Kasus Ijazah: Tunggu Panggilan JPU

6 hari lalu

Jokowi Ungkap Obrolan dengan Prabowo saat Putusan MK Ijazah Gibran, Ternyata Bahas Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal