Kritik dan Ucapan Kontroversial Jamal Khashoggi yang Picu Amarah Saudi

Nathania Riris Michico
Jamal Khashoggi hilang setelah memasuki konsulat Saudi di Turki. (Foto: Twitter)

2. Pada 23 Maret 2018, dalam program reformasi Pangeran Muhammad di televisi Al Jazeera, dia berkomentar:

"Saya masih melihatnya sebagai seorang reformis, tetapi dia mengumpulkan semua kekuatan di dalam genggamannya. Dan akan jauh lebih baik baginya untuk memberikan ruang bernapas bagi para kritikus, bagi para intelektual Saudi, penulis Saudi, media Saudi untuk berdebat. Seperti yang kita bicarakan hari ini, ada intelektual dan jurnalis Saudi yang dipenjara. Sekarang tidak ada yang berani berbicara dan mengkritik," ucapnya.

3. Tulisan yang ditujukan untuk Pangeran Mohammed dalam The Guardian pada 6 Maret 2018:

"Dia tampaknya mengubah negara dari ekstremisme agama zaman dahulu ke ekstremisme 'Anda-harus-menerima-reformasi-saya'-nya sendiri, tanpa berkonsultasi."

4. Pada 21 Mei 2018, di kolom The Washington Post, setelah rezim Saudi menangkap aktivis dan mencap mereka sebagai pengkhianat, Khashoggi menulis:

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Ini Alasan Turki Ajukan Red Notice ke Interpol Tangkap PM Israel Netanyahu

1 hari lalu

Panas! Pejabat Israel Peringatkan Netanyahu Hindari Konflik dengan Turki

1 hari lalu

Turki Akan Ajukan Red Notice ke Interpol Tangkap Netanyahu

6 hari lalu

Trump Sambut Baik Pakta Pertahanan Makkah: Langkah Berani!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal