Kuba Mati Listrik Massal Imbas Krisis Energi yang Memburuk 

Aditya Pratama
Kuba mengalami pemadaman listrik nasional kedua pada, Sabtu (19/10/2024) pagi. Pada hari sebelumnya juga listrik padam di negara tersebut. (Foto: AP)

HAVANA, iNews.id - Kuba mengalami pemadaman listrik nasional kedua pada, Sabtu (19/10/2024) pagi. Pejabat setempat menyampaikan bahwa listrik perlahan-lahan dipulihkan

"Pukul 6:15 pagi terjadi pemadaman total baru pada sistem elektroenergi nasional. Serikat listrik sedang berupaya untuk memulihkannya," tulis postingan di saluran Telegram resmi Serikat Listrik Kuba dikutip dari CNN.

Sebelumnya, pejabat Kuba mengatakan beberapa kantong listrik kecil telah dipulihkan di seluruh pulau meskipun tidak ada angka pasti yang diberikan tentang berapa banyak orang yang layanannya tersambung kembali.

Sejumlah warga Kuba mengeluh di media sosial bahwa listrik mereka sempat pulih sebelum padam.

Pemadaman listrik mengancam dan menjerumuskan negara ke dalam krisis yang lebih dalam. Pasalnya, tanpa listrik, orang-orang juga tidak akan memiliki air bersih dan makanan yang didinginkan akan cepat rusak.

Jutaan masyarakat Kuba telah kehilangan listrik selama beberapa hari terakhir karena jaringan listrik Kuba yang menua berulang kali runtuh.

Kementerian Energi Kuba menyebut, pemadaman listrik pada hari Sabtu terjadi setelah penutupan jaringan listrik di seluruh Pulau Kuba pada hari Jumat, di mana salah satu pembangkit listrik utama di pulau itu gagal beroperasi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ESDM Pantau Ketat Pasokan Batu Bara ke PLTU, Cegah Pemadaman Listrik Terulang

57 tahun lalu

Dasco: Insya Allah Pemadaman Listrik Tak akan Terjadi lagi di Minggu-Minggu Ini

57 tahun lalu

Satu Pembangkit Berhasil Pulih, Sistem Kelistrikan di Jawa Mulai Stabil

57 tahun lalu

Bos PLN soal Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa: 2 Pembangkit Besar Alami Kendala

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal