Kudeta Niger, Negara-Negara Eropa Setop Beri Bantuan

Muhammad Fida Ul Haq
Suasana di Niger usai Presiden Mohamed Bazoum dikudeta (Foto: Reuters)

Sebelumnya, Komandan Paspampres Niger Jenderal Abdourahamane Tiani mengungkapkan alasan mengkudeta Presiden Bazoum. Salah satunya karena masalah keamanan.

“Realitas yang nyata ketidakamanan di Niger, dialami oleh pasukan pertahanan kita dan masyarakat pekerja keras, dengan jumlah korban tewas, pengusiran, penghinaan, dan frustrasi, mengingatkan kita akan kenyataan pahit yang terjadi setiap hari saat ini,” kata Tiani, Jumat (28/7/2023).

Keamanan memang menjadi isu paling menggangu sejak Bazoum terpilih sebagai presiden pada 2021. Serangan kelompok militan yang berbasis di negara tetangga, Mali, meningkat sejak 2012. Sejauh ini ribuan orang tewas dan 6 juta orang terusir dari rumah mereka di seluruh wilayah Sahel Afrika Barat.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
23 jam lalu

JK Terima Penghargaan dari Northern Illinois University, Disebut Jembatani Indonesia-AS

1 hari lalu

Trump Akan Ubah Nama Negara Bagian New Mexico Jadi New America: Pendapatan Akan Meningkat!

1 hari lalu

3 Kapal Tanker Meledak dan Terbakar Kena Ranjau Iran di Selat Hormuz

2 hari lalu

Diancam Penjara oleh Trump, Anggota DPR Muslimah AS Ilhan Omar: Ada Motif Politik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal