Kutuk Penikaman Massal yang Tewaskan 2 Orang, PM Abe: Ini Tragedi Mengerikan

Nathania Riris Michico
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. (FOTO: AFP-JIJI)

"Saya melihat seorang lelaki berbaring di jalan. Saya juga melihat seorang gadis membungkuk di tanah. Ada juga lima atau enam gadis, mungkin mereka yang berteriak. Ada darah di sekujur tubuh mereka."

Serangan itu terjadi di pagi yang sibuk ketika para pekerja menuju ke kantor dan anak-anak berangkat ke sekolah. Pejabat pemadam kebakaran mengatakan, mereka menerima panggilan darurat pertama sesaat sebelum pukul 08:00 waktu setempat (2300 GMT Senin).

Serangan ini terjadi ketika Donald Trump mengakhiri kunjungan kenegaraan ke Jepang. Dia mengucapkan doa dan simpati kepada para korban ketika bertemu pasukan militer AS di luar Tokyo.

Berdiri di atas kapal militer Jepang, Trump mengatakan, "Semua orang Amerika berdiri dengan rakyat Jepang dan berduka bagi para korban dan untuk keluarga mereka".

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

57 tahun lalu

Gempa Besar Guncang AS, Venezuela, dan Jepang, Ini Penjelasan Ahli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal