Lagi, 21 Pesawat Tempur China Masuki Zona Pertahanan Udara Taiwan

Umaya Khusniah
Pesawat J-16 China. (Foto: AP Photo)

TAIPEI, iNews.id - Sebanyak 21 pesawat angkatan udara China dilaporkan memasuki zona pertahanan udara Taiwan dalam 24 jam terakhir. Amerika Serikat (AS) menyetujui potensi penjualan senjata baru senilai 619 juta dolar AS ke Taiwan.

Kementerian Pertahanan Taiwan, pada Kamis (2/3/2023) mengatakan, armada militer tersebut terdiri atas 17 pesawat tempur J-10 dan empat pesawat tempur J-16. Mereka terbang ke sudut barat daya zona identifikasi pertahanan udara Taiwan. 

China mengatakan membenarkan kegiatannya di wilayah itu. Mereka mengklaim berusaha mempertahankan integritas teritorialnya dan untuk memperingatkan AS agar tidak "berkolusi" dengan Taiwan, meskipun hal ini menimbulkan kemarahan di Taipei.

Sementara itu Pentagon pada Rabu (1/3/2023) mengatakan, Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui potensi penjualan senjata dan peralatan ke Taiwan. Hal itu mencakup 200 Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM) anti-pesawat dan 100 rudal AGM-88B HARM yang dapat menghancurkan stasiun radar berbasis darat. 

"Penjualan yang diusulkan akan berkontribusi pada kemampuan penerima untuk menyediakan pertahanan wilayah udara, keamanan regional, dan interoperabilitas dengan Amerika Serikat," katanya dalam sebuah pernyataan.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, rudal itu akan membantu secara efektif mempertahankan wilayah udara untuk menghadapi ancaman dan provokasi dari militer Komunis.

Raytheon Technologies RTX.N dan Lockheed Martin LMT.N adalah kontraktor utama. Sementara China telah memberikan sanksi kepada kedua perusahaan karena menjual senjata ke Taiwan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Intelijen Rusia: AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

Internasional
1 hari lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
20 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
1 hari lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
1 hari lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal