Lagi, China Klaim Berhasil Uji Teknis Rudal Antibalistik

Umaya Khusniah
China berhasil melakukan uji teknis rudal antibalistik (ABM) berbasis darat. (Foto: Reuters)

Kedua, fase tengah perjalanan di mana booster berhenti saat rudal bergerak keluar dari atmosfer. Ketiga dan terakhir, fase masuk kembali di mana rudal memasuki atmosfer dan menukik ke sasarannya.

Kata para ahli, mencegat rudal balistik antarbenua selama perjalanannya sangat menantang. Pasalnya, selama fase ini, rudal, biasanya dilengkapi dengan hulu ledak nuklir dan bergerak tinggi di luar atmosfer dengan kecepatan sangat tinggi, 

Secara teknis mudah untuk mencegat rudal balistik dalam fase dorongan karena rudal masih dekat dengan tanah dan berakselerasi. Namun demikian, sulit untuk mendekati lokasi peluncuran yang biasanya jauh di wilayah musuh. 

Pada fase kedua, intersepsi juga menantang karena kecepatan rudal sangat tinggi.

Sekarang ini banyak negara di seluruh dunia sedang mengembangkan rudal hipersonik dengan peluncur gelombang yang dapat menyesuaikan lintasan mereka di tengah penerbangan ketika mereka memasuki kembali atmosfer.

"Ini membuat intersepsi terminal menjadi lebih sulit, intersepsi di tengah jalur menjadi lebih penting," kata para analis.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

China Tiba-Tiba Tutup Wilayah Udara Lepas Pantai 40 Hari, Latihan Serang Taiwan?

Mobil
2 hari lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Nasional
7 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
9 hari lalu

3 Prajurit TNI Terluka Imbas Serangan Israel ke Markas UNIFIL, Begini Kondisinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal