Lagi, Donald Trump Tegaskan Tak Bersalah atas Tuduhan Menyembunyikan Dokumen Rahasia

Anton Suhartono
Donald Trump mengaku tidak bersalah atas tiga dakwaan terbaru terkait temuan dokumen rahasia negara di kediaman pribadinya di Florida (Foto: Reuters)

Terkait kasus yang menjeratnya, Trump menuduh pemerintahan Joe Biden menargetkannya menjelang Pilpres AS 2024. Kandidat kuat presiden AS dari Partai Republik itu menyebut dakwaan terhadapnya bermotif politik.

Trump juga menyebut Smith, ditunjuk oleh Jaksa Agung AS Merrick Garland pada November 2022 untuk memimpin penyelidikan dokumen rahasia dan kisruh pilpres 2020, membenci dirinya.

Selain Trump, pembantunya, Walt Nauta, juga menghadapi dakwaan baru ini. Jaksa penuntut menambahkan Nauta sebagai orang ketiga dalam kasus ini. Seorang karyawan Trump, Carlos De Oliveira, juga terseret. Nauta dan De Oliveira didakwa menyembunyikan dokumen, berkonspirasi untuk menghalangi penyelidikan, dan memberikan keterangan palsu.

Trump juga didakwa menghasut dalam kerusuhan di Gedung Capitol, Washington DC, pada Januari 2021. Saat itu massa pendukung Trump menggeruduk gedung Kongres untuk membatalkan kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS 2020.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Iran Dapat Informasi AS Akan Menyerang Lagi, Siapkan Pembalasan Dahsyat

3 hari lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

4 hari lalu

Sepakati Kerja Sama dengan Denmark, Trump: AS Kendalikan Keamanan Greenland Selamanya

4 hari lalu

Kirim Pasukan AS ke Greenland, Trump: Mimpi Jadi Kenyataan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal