Lagi, Israel Serang Markas UNIFIL Lukai 2 Pasukan Penjaga Perdamaian PBB asal Prancis

Anton Suhartono
Setelah menyerang markas kontingen pasukan penjaga perdamaian UNIFIL asal Indonesia, kini giliran markas Prancis yang diserang (Foto: Anadolu)

Pasukan penjaga perdamaian tetap berada di posisi kemudian memanggil bantuan.

"Setiap serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan resolusi Dewan Keamanan 1701 (2006)," demikian isi pernyataan.

Serangan terbaru Israel ini mengundang kecaman dari komunitas internasional. Prancis bahkan memanggil duta besar Israel di Paris. Markas yang ditembak pasukan Zionis tersebut diketahui milik kontingen Prancis.

"Serangan-serangan ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan harus segera dihentikan. Pihak berwenang Israel harus memberikan penjelasan langsung," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Prancis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: Kenapa RI Selama 81 Tahun Tak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Kritik Penangkapan Roy Suryo, Pengacara: Seperti Penculikan Jenderal di Film G30S/PKI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal