Lagi, Polisi AS Tembak Pria Kulit Hitam hingga Tewas

Anton Suhartono
Penembakan polisi terhadap warga kulit hitam kembali terjadi di AS, kali ini korbannya Dijon Kizzee (Foto: AFP)

Tidak jelas apakah Kizzee sempat mengambil pistolnya saat ditembak atau tidak. Dean belum bisa memastikan bagaimana penembakan berlangsung, termasuk apakah Kizzee berupaya menembak petugas.

"Saya tidak tahu itu. Jika orang ini mengambil pistol semi-otomatis, saya sarankan (polisi menembak), itu mungkin mengapa kekuatan mematikan (perlu) digunakan," katanya.

Peristiwa ini segera menyebar dan memicu protes. Beberapa jam setelah kehadian, puluhan orang berkumpul di lokasi menuntut keadilan atas tewasnya Kizzee.

"Apa gunanya memiliki sistem penjara jika kalian akan membunuh kami. Untuk apa kalian semua di sini, siapa yang kalian lindungi," kata seorang perempuan, sambil menangis, menunjuk ke polisi.

Sebelumnya pria kulit hitam Jacob Blake ditembak polisi kulit putih di Kenosha, Wisconsin, pada 23 Agustus. Blake ditembak tujuh kali dari belakang yang membuatnya lumpuh dari pinggang ke bawah. Peristiwa itu memicu unjuk rasa dan kerusuhan besar di Kenosha, memaksa otoritas setempat memberlakukan kondisi darurat.

Demonstrasi di Kenosha beberapa kali berubah menjadi kekerasan dan mencapai puncaknya setelah seorang warga kulit putih menembak pengunjuk rasa hingga menewaskan dua orang. Seorang remaja kulit putih berusia 17 tahun ditangkap atas tuduhan pembunuhan.

Sementara itu Presiden Donald Trump dijadwalkan mengunjungi Kenosha pada Selasa, namun Gubernur Wisconsin Tony Evers tak mengharapkan kehadiran Trump karena dikhawatirkan berpotensi memicu protes lebih keras.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

2 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

3 hari lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal