DALLAS, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengulangi ancamannya untuk menyerang Gunung Pickaxe, tempat yang disebutnya menjadi lokasi persembunyian nuklir Iran.
Trump menyebut ada peningkatan aktivitas di lokasi tersebut yang memicu kecurigaan mengenai program nuklir Iran. Dia pun mewanti-wanti Iran agar berhati-hati dengan serangan udara mendadak.
"Kami melihat ada sedikit aktivitas di Pickaxe. Saya menyarankan Iran untuk tidak bermain-main karena kita harus menyerang mereka dengan sangat kuat," kata Trump, dalam pidatonya di Konvensi Partai Republik untuk pemilu paruh waktu, dikutip dari Reuters, Kamis (10/9/2026).
Gunung Pickaxe berada dekat dengan fasilitas pengayaan uranium Natanz Iran. Lokasi dengan pengamanan sangat ketat itu disebut memiliki dua kompleks terowongan jauh di bawah tanah.
Trump bulan lalu juga mengancam akan menyerang Gunung Pickaxe.
Para pejabat Iran berkali-kali membantah Gunung Pickaxe dijadikan sebagai tempat persembunyian nuklir atau uranium yang diperkaya.
Sementara itu dalam pidatonya, Trump menjadikan lonjakan harga minyak dan gas akibat perang melawan Iran sebagai isu utama kampanye Partai Republik.
Partainya menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan mayoritas kursi di DPR dan Senat dalam pemilu paruh waktu yang berlangsung pada November. Jika Partai Demokrat mengambil alih, maka akan menjadi bencana bagi kebijakan-kebijakan Trump, bahkan bisa berujung pemakzulan.