Lapas di Ekuador Kembali Pecah, Geng Penyelundup Narkoba Saling Bunuh

Umaya Khusniah
Lusinan warga kini berkumpul di depan lapas guna mengetahui nasib keluarga mereka. (Foto: Reuters)

"Apa yang terjadi di dalam adalah tercela, orang saling membunuh dan yang paling menyedihkan, mereka tidak memiliki hati nurani. Dia masih hidup, hatiku berkata begitu," kata Monserrat. 

Presiden Guillermo Lasso, Monserrat mengatakan, sistem penjara Ekuador telah mendapat sorotan tajam dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu masyarakat mengalami kepadatan penduduk, kondisi sanitasi yang buruk, dan kejahatan terorganisir.

Pada September lalu, Lasso mendeklarasikan keadaan darurat 60 hari dalam sistem penjara. Hal ini memungkinkan militer untuk mengendalikan penjara.

Pada hari Sabtu, presiden meminta pengadilan konstitusi untuk mengizinkan militer memasuki penjara, alih-alih hanya memberikan keamanan di luar.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

Tempat Hiburan Malam di Jaksel Digerebek, Diduga Lokasi Transaksi Narkoba

Internasional
6 hari lalu

Mark Levin Retweet Cuitan soal Netanyahu akan Dikenang dalam Sejarah, Benarkah Tewas?

Seleb
11 hari lalu

Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta

Nasional
11 hari lalu

Gerebek Rumah DJ Sekaligus Selebgram di Medan, Polisi Temukan Pod Narkoba dan Sabu

Nasional
13 hari lalu

Terima Setoran Bandar Narkoba, Eks Kasat dan Kanit Narkoba Toraja Utara Dipecat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal