Laporan Sebut Muslimah Uighur Diperkosa di Kamp Xinjiang, Begini Komentar China

Anton Suhartono
Muslimah Uighur dan etnis lainnya yang ditahan di kamp Xinjiang disebut menjadi korban pemerkosaan (Foto: AFP)

Para perempuan dibawa ke ruangan tersebut selama beberapa malam.

"Mungkin ini bekas luka paling tak terlupakan selamanya untuk saya. Saya bahkan tidak ingin perkataan ini keluar dari mulut saya," ujarnya, kepada BBC.

Ziawudun menghabiskan 9 bulan di kamp tersebut. 

Berdasarkan perkiraan independen, lebih dari 1 juta laki-laki dan perempuan ditahan di jaringan kamp yang luas di Xinjiang.

Pemerintah China dengan tegas membantah tuduhan adanya pemerkosaan dan pelecehan seksual di kamp Xinjiang. Kompleks yang didirikannya di wilayah tersebut menyediakan pelatihan kejuruan untuk membantu membasmi ekstremisme dan separatisme, serta untuk mengajarkan keterampilan. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin menyebut pemberitaan BBC tak didasarkan fakta. Dia menuduh orang-orang yang diwawancarai itu berkali-kali menyebarkan informasi palsu.

Kongres Amerika Serikat dalam laporan terbaru tahun ini menuduh China melakukan genosida terhadap muslim Uighur di Xinjiang.

Tahun lalu, sebuah laporan peneliti Jerman Adrian Zenz yang diterbitkan lembaga think tank Jamestown Foundation yang berbasis di Washington DC, menuduh China melakukan sterilisasi paksa, aborsi paksa, dan keluarga berencana terhadap minoritas muslim. Lagi-lagi China menepis tuduhan itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

24 jam lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

1 hari lalu

Kapal Kargo Terbakar di Pelabuhan  China, 25 Orang Tewas

2 hari lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

3 hari lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal