Laporan Sebut Muslimah Uighur Diperkosa di Kamp Xinjiang, Begini Komentar China

Anton Suhartono
Muslimah Uighur dan etnis lainnya yang ditahan di kamp Xinjiang disebut menjadi korban pemerkosaan (Foto: AFP)

Berdasarkan perkiraan independen, lebih dari 1 juta laki-laki dan perempuan ditahan di jaringan kamp yang luas di Xinjiang.

Pemerintah China dengan tegas membantah tuduhan adanya pemerkosaan dan pelecehan seksual di kamp Xinjiang. Kompleks yang didirikannya di wilayah tersebut menyediakan pelatihan kejuruan untuk membantu membasmi ekstremisme dan separatisme, serta untuk mengajarkan keterampilan. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin menyebut pemberitaan BBC tak didasarkan fakta. Dia menuduh orang-orang yang diwawancarai itu berkali-kali menyebarkan informasi palsu.

Kongres Amerika Serikat dalam laporan terbaru tahun ini menuduh China melakukan genosida terhadap muslim Uighur di Xinjiang.

Tahun lalu, sebuah laporan peneliti Jerman Adrian Zenz yang diterbitkan lembaga think tank Jamestown Foundation yang berbasis di Washington DC, menuduh China melakukan sterilisasi paksa, aborsi paksa, dan keluarga berencana terhadap minoritas muslim. Lagi-lagi China menepis tuduhan itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
23 jam lalu

Tanggapan KAI soal Aksi Diduga Pelecehan Seksual di KRL yang Viral di Medsos

Megapolitan
24 jam lalu

Viral Penumpang KRL Diduga Alami Pelecehan Seksual, Korban Menangis Ketakutan!

All Sport
1 hari lalu

Terungkap! Pelecehan Seksual Atlet Panjat Tebing Pelatnas Terjadi Sejak 2021, dari Masturbasi hingga Pemerkosaan

Nasional
2 hari lalu

Ikrar Nusa Bhakti Sebut AS Justru Ingin Akhiri Perang, Bongkar Andil China untuk Iran

Megapolitan
2 hari lalu

Viral Pelecehan Seksual di KRL, KAI Commuter Buru Pelaku dan bakal Blacklist!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal