Lawan Pengaruh China, Inggris Ingin Buat Pangkalan di Asia Tenggara

Nathania Riris Michico
Kapal serbu amfibi Royal Navy HMS Bulwark milik Inggris berlabuh di pelabuhan Haifa, Israel, November 2016.(Foto: AP PHOTO / ARIEL SCHALIT)

LONDON, iNews.id - Pada Agustus lalu, sebuah kapal perang amfibi Inggris yang melewati Laut China Selatan diusir oleh China, kekuatan militer terkuat di Asia yang mengklaim hampir seluruh perairan Laut China Selatan.

Kini, negara Eropa yang pernah memiliki kekuasaan kolonial yang kuat di Asia itu, ingin membangun pangkalan baru di wilayah itu, menurut laporan berita yang mengutip Menteri Pertahanan Inggris.

Sebuah pangkalan militer Inggris di Asia Tenggara, lokasi empat negara yang mempertanyakan klaim China atas perairan itu, akan memberi akses lebih cepat ke kapal-kapal untuk beroperasi seperti yang dihadapi pada insiden 31 Agustus lalu tersebut.

Sejumlah pakar politik Asia mengatakan, kepemilikan pangkalan seperti itu akan memberdayakan Inggris untuk mengkonfrontir pengaruh China dan sebaliknya, juga ditantang oleh China, di samudra yang kaya dengan sumber daya.

Kapal-kapal Inggris akan bisa bergabung dengan kapal-kapal Amerika Serikat (AS) untuk mengadakan latihan-latihan kelautan berkala. Inggris sendiri kekurangan dana dan harus membina hubungan dengan bekas koloninya di Asia Tenggara.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
8 jam lalu

Video Viral Tanboy Kun Nekat Makan Tahu Busuk dari China, Baunya Super Menyengat!

6 hari lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

6 hari lalu

Inggris Tetapkan Manchester Jadi Tuan Rumah KTT G20 2027

7 hari lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal