Lebih dari 3.500 Warga Turki Jadi Korban Pemberlakuan UU Penghinaan Presiden Erdogan

Arif Budiwinarto
Turki memberlakukan undang-undang penghinaan presiden yang akan menjerat pelanggar dengan hukuman penjara. (foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Pemerintah Turki telah menjebloskan lebih dari 3.800 orang ke penjara karena menghina Presiden Recep Tayyip Erdogan. Jumlah itu naik hampir 90 persen dari tahun 2018.

Turki memberlakukan undang-undang penghinaan terhadap presiden, bagi pelanggar akan menghadapi hukuman penjara sampai empat tahun. Jika penghinaan dilakukan secara terbuka di ruang publik maka hukuman akan bertambah.

Organisasi HAM telah mendesak pemerintah Turki menghapus UU kontroversial itu setelah melihat terus meningkatkanya penangkapan warga dalam empat tahun terakhir. UU tersebut dianggap sebagai upaya pemerintah membungkam suara-suara kritik serta mengontrol kebebasan berpendapat warga.

Faktanya, laporan yang dirilis Cumhuriyet dan BirGun mengungkap lebih dari 3.600 orang dijebloskan ke dalam penjara atas tuduhan menghina presiden. Jumlah itu naik 87 persen dibanding tahun 2018 dimana 2.046 orang dijatuhi hukuman serupa.

"Sistem peradilan Turki di bawah tekanan luar biasa untuk menuntut setiap kritik terhadap Erdogan. Masalah yang paling penting adalah bahwa sistem peradilan tidak lagi independen di Turki. Pada dasarnya mengikuti arahan dari istana presiden, kata Henri Barkey, anggota tim studi Timur Tengah di Dewan Hubungan Luar Negeri dikutip dari Al-Arabiya, Selasa (29/9/2020).

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kapal Feri Bawa 270 Orang Terbalik di Laut Siprus, 8 Orang Tewas 22 Hilang  

10 hari lalu

Bangladesh Pertimbangkan Gabung Pakta Pertahanan Makkah

11 hari lalu

Iran Tepis Diajak Gabung Pakta Pertahanan Makkah, Ini Faktanya

11 hari lalu

Nah, Dubes AS di Turki Dipanggil Pulang gara-gara Lawan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal