Ledakan Dahsyat di Iran Tewaskan 40 Orang Lukai 1.200 Lebih, Inikah Penyebabnya?

Anton Suhartono
Korban tewas ledakan dahsyat di Bandar Abbas, Iram, bertambah menjadi 40 orang dan 1.200 lebih lainnya luka (Foto: AP)

Namun Kementerian Pertahanan (Kemhan) Iran memastikan tidak ada peralatan militer berada di lokasi saat ledakan terjadi.

"Hasil penyelidikan menunjukkan tidak ada barang impor atau ekspor militer di area kebakaran," kata Juru Bicara Kemhan Iran, Reza Talaei-Nik.

Sebelumnya beredar informasi bahwa pelabuhan tersebut baru saja kedatangan bahan kimia ammonium perchlorate dari China. Bahan itu digunakan untuk pembuatan bahan bakar rudal.

Video terbaru yang beredar di media sosial menunjukkan pemandangan mengerikan. Sebuah kawah dengan kedalaman beberapa meter dikelilingi asap yang membubung. Asap itu dikhawatirkan menyelimuti kota dan bisa membahayakan kesehatan. Oleh karena itu pemerintah setempat menutup sekolah-sekolah dan bisnis di daerah tersebut.

Gubernur Hormozgan Mohammad Ashouri juga mengumumkan masa berkabung 3 hari di provinsinya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 hari lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

30 hari lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

30 hari lalu

AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir

1 bulan lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal