Lewat Video TikTok, Tentara dan Polisi Myanmar Ancam Bunuh Demonstran

Anton Suhartono
Militer Myanmar menggunakan aplikasi TikTok untuk mengancam demonstran anti-kudeta (Foto: Reuters)

SINGAPURA, iNews.id - Tentara dan polisi Myanmar menggunakan aplikasi berbagi video TikTok untuk mengancam para demonstran anti-kudeta. Mereka tak segan-segan membunuh demonstran. 

Kelompok pemerhati hak digital Myanmar ICT for Development (MIDO) menemukan lebih dari 800 video pro-militer yang mengancam pengunjuk rasa di tengan meningkatnya pertumpahan darah.

"Ini hanya puncak gunung es," kata direktur eksekutif MIDO, Htaike Htaike Aung, seraya menegaskan ada ratusan video tentara dan polisi berseragam di TikTok.

Ini mendorong TikTok menghapus konten yang memicu kekerasan di Myanmar.

Satu video yang diunggah pada akhir Februari menunjukkan seorang pria berseragam tentara mengarahkan senapan ke kamera dan mengatakan kepada pengunjuk rasa, "Saya akan menembak wajah sialan Anda dan saya menggunakan peluru sungguhan. Saya akan berpatroli di seluruh kota malam ini dan akan menembak siapa pun yang saya lihat. Jika Anda ingin menjadi martir, saya akan penuhi keinginan Anda."

TikTok merupakan platform media sosial terbaru yang menjadi sarana untuk menyampaikan ujaran kebencian terkait kudeta militer Myanmar. Perusahaan Raksasa teknologi Facebook melarang semua halaman yang terkait dengan tentara Myanmar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Seleb
13 hari lalu

Murka! Dewi Perssik Siap Polisikan Netizen TikTok Penyebar Hoaks Meninggal Dunia

Internet
18 hari lalu

Akun Orang Dewasa Ikut Terblokir, TikTok Akui Terjadi Kesalahan Identifikasi

Nasional
18 hari lalu

TikTok Nonaktifkan 1,7 Juta Akun Anak di Indonesia

Internasional
31 hari lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Nasional
1 bulan lalu

Patuhi PP Tunas, TikTok Hapus 780.000 Akun Anak di Bawah Umur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal