Lewat Video TikTok, Tentara dan Polisi Myanmar Ancam Bunuh Demonstran

Anton Suhartono
Militer Myanmar menggunakan aplikasi TikTok untuk mengancam demonstran anti-kudeta (Foto: Reuters)

TikTok menyatakan perusahaan memiliki Pedoman Komunitas jelas yang tidak mengizinkan konten berisi hasutan kekerasan atau informasi salah yang bisa menyebabkan kerugian.

"Terkait dengan Myanmar, kami telah dan terus menghapus semua konten memicu kekerasan atau menyebarkan informasi salah dan secara agresif menghapus konten apa pun yang melanggar pedoman kami," kata TikTok.

Kebijakan TikTok juga melarang menunjukkan senjata kecuali berada di lingkungan yang aman.

TikTok mengalami peningkatan unduhan setelah militer Myanmar memblokir Facebook bulan lalu. Aplikasi asal China ini masuk dalam 20 platform paling banyak diunduh di Myanmar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

17 hari lalu

Bos ByteDance Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya di Asia, Ungguli Gautam Adani

25 hari lalu

Bareskrim Polri Bongkar Live Streaming Pornografi di Medsos, 6 Pelaku Ditangkap

1 bulan lalu

David Pajung Duga Ada Upaya Pecah Belah di Balik Kericuhan 27 Agustus

1 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal