Lewat Video TikTok, Tentara dan Polisi Myanmar Ancam Bunuh Demonstran

Anton Suhartono
Militer Myanmar menggunakan aplikasi TikTok untuk mengancam demonstran anti-kudeta (Foto: Reuters)

TikTok menyatakan perusahaan memiliki Pedoman Komunitas jelas yang tidak mengizinkan konten berisi hasutan kekerasan atau informasi salah yang bisa menyebabkan kerugian.

"Terkait dengan Myanmar, kami telah dan terus menghapus semua konten memicu kekerasan atau menyebarkan informasi salah dan secara agresif menghapus konten apa pun yang melanggar pedoman kami," kata TikTok.

Kebijakan TikTok juga melarang menunjukkan senjata kecuali berada di lingkungan yang aman.

TikTok mengalami peningkatan unduhan setelah militer Myanmar memblokir Facebook bulan lalu. Aplikasi asal China ini masuk dalam 20 platform paling banyak diunduh di Myanmar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Daftar Medsos yang Dilarang untuk Anak-Anak di Inggris, TikTok hingga Instagram!

57 tahun lalu

Anak di Bawah Umur Dilarang Live TikTok, Ini Aturannya!

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Murka! Dewi Perssik Siap Polisikan Netizen TikTok Penyebar Hoaks Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal