Lindungi Masyarakat Adat Wilayah Amazon, Aktivis HAM Brasil Ditembak Mati

Nathania Riris Michico
Seorang tentara berdiri di antara hutan yang terbakar di Amazon. (FOTO: Mato Grosso State Communication Department/AFP)

BRASILIA, iNews.id - Seorang pembela hak asasi manusia ditembak mati di Amazon. Insiden itu diumumkan Yayasan Nasional India Brasil, Funai, Senin (9/9/2019).

Maxciel Pereira dos Santos ditembak mati di Kota Tabatinga, pada Jumat lalu, di dekat lokasi di mana tujuh pemimpin Amerika Latin menandatangani perjanjian untuk melindungi Amazon.

Aktivis yang terbunuh itu sudah bekerja selama 12 tahun terakhir untuk melindungi masyarakat adat di daerah Tabatinga, dekat dengan perbatasan Brasil dengan Peru dan Kolombia.

"Dos Santos dibunuh dengan darah dingin di jalan yang sibuk pada pukul 18.00 di depan keluarganya," demikian pernyataan asosiasi pekerja perlindungan adat setempat, seperti dilaporkan AFP, Selasa (10/9/2019).

"Semua indikasi mengarah dia dibunuh, karena perjuangannya melawan praktik ilegal di wilayah adat Vale do Javari," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
19 hari lalu

Bak Dokter Gigi, Presiden Brasil Lula Periksa Bos WHO sambil Ngomongin Trump

29 hari lalu

Daftar Lengkap Juara Piala Dunia dari 1930 hingga 2026, Negara Mana yang Terbanyak?

2 bulan lalu

Sindikat Judol Hayam Wuruk Kelola 145 Situs, Server di Brasil hingga Vietnam

2 bulan lalu

Detik-Detik 2 Helikopter Tabrakan dan Tewaskan Penyanyi Oliver Tree, Menegangkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal