Lockdown Malaysia, Laki-Laki Ini Berharap Bisa Pulang sebelum Demensia Buat Ayahnya Lupa

Umaya Khusniah
Kael bersama ayahnya saat masih sehat. (Foto: Twitter)

Dikutip dari World of Buzz, Kael mengatakan dia saat ini tengah bekerja di Penang dan baru pulang dua kali selama pandemi. Pertama saat larangan perjalanan negara dicabut pada awal Januari 2021 dan pada September 2020.

Setiap kali pulang dan melihat kondisi ayahnya yang semakin memburuk, membuat Kael bersedih. Sayangnya, bentuk demensia ayahnya berkembang lebih cepat dan bahkan memengaruhi ingatan dan keterampilan kognitifnya.

Sebelum pandemi, Kael akan pulang ke rumah setiap dua minggu untuk meringankan beban keluarganya. Namun kali ini, dia tak dapat melakukannya karena kebijakan pembatasan. 

Kebijakan ini membuatnya frustasi, meski dia memahami bahwa langkah-langkah ini diperlukan untuk membendung virus. 

Dia mengatakan, pandemi Covid-19 ini membuat banyak hubungan dan ikatan hancur, tingkat perceraian dan bunuh diri telah meningkat dan tingkat depresi meningkat pesat di seluruh negeri.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
8 jam lalu

Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan, Malaysia Bantu Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia

23 jam lalu

BMKG Ungkap Penyebab Asap Karhutla Kalimantan Bisa Terbawa sampai Malaysia-Singapura

1 hari lalu

Dapat Kiriman Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kasus Asma dan ISPA di Malaysia Melonjak

2 hari lalu

Asap Karhutla Ganggu Malaysia-Singapura, BNPB Minta Jangan Saling Menyalahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal