Longsor Papua Nugini Timbun 2.000 Orang, Alat Berat Tak Bisa Jangkau Lokasi

Anton Suhartono
Pengiriman alat berat ke lokasi longsor di Yambali, Papua Nugini, terhambat akibat runtuhnya jembatan (Foto: Reuters)

Longsor terjadi akibat runtuhnya perbukitan yang dipenuhi bebatuan besar pada Jumat dini hari pekan lalu. Akibatnya lebih dari 2.000 orang diperkirakkan terkubur longsor. 

Para pejabat mengatakan peluang untuk menemukan korban selamat dari puing-puing longsor sangat kecil karena sudah 4 hari tertimbun. Tinggi timbunan bercampur batu-batu besar yang mencapai 8 meter serta tanah yang masih tak sabil menyulitkan petugas untuk mencari korban.

“Daerah longsor sangat tidak stabil. Ketika kami di sana sering mendengar ledakan besar di lokasi gunung itu berada, masih ada bebatuan dan puing-puing yang berjatuhan,” kata Ketua Komite Bencana Provinsi Enga, Sandis Tsaka, dikutip dari Reuters, Selasa (28/5/2024).

Dia menambahkan salah satu penyebab longsor masih terjadi karena banyak warga yang menggali dan menarik bebatuan sehingga tanah di atasnya tergerus.

Peralatan berat serta bantuan lain juga lambat tiba karena akses terputus serta medan yang berbahaya. Faktor lain adalah perang antar-suku di daerah tersebut yang memaksa militer mengawal konvoi tim bantuan.

Tsaka mengatakan, pemerintah telah mengumumkan keadaan darurat di seluruh zona bencana dan daerah sekitar yang berdampak kepada sekitar 4.500 hingga 8.000 jiwa. Meski demikian belum semua warga diperintahkan mengungsi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
18 jam lalu

Tebing 20 Meter di Bogor Longsor Timpa 3 Rumah, Seluruh Penghuni Diungsikan

Internasional
5 hari lalu

PBB: Iran Eksekusi Mati 21 Orang, Sebagian Dituduh Mata-Mata

Nasional
9 hari lalu

Retno Marsudi Bertemu Presiden Tokayev, Perkuat Kerja Sama RI-Kazakhstan terkait Air dan Iklim

Internasional
10 hari lalu

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, PBB Desak Israel Hentikan Serangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal