Longsor Papua Nugini Timbun 2.000 Orang, Pemerintah Evakuasi 8.000 Warga di Jalur Bahaya

Anton Suhartono
Tanah longsor di Papua Nugini menimbun 2.000 orang lebih (Foto: Maxar via Reuters)

Peralatan berat serta bantuan lain lambat tiba karena akses terputus, berada di lokasi terpencil, serta medan yang berbahaya. Faktor lain adalah perang antar-suku di daerah tersebut yang memaksa militer mengawal konvoi tim bantuan.

Tsaka mengatakan, pemerintah telah mengumumkan keadaan darurat di seluruh zona bencana dan daerah sekitar yang berdampak kepada sekitar 4.500 hingga 8.000 jiwa. Meski demikian belum semua warga diperintahkan mengungsi.

Personel militer mendirikan pos pemeriksaan guna membantu memindahkan warga ke tempat-tempat penampungan.

Lebih dari 2.000 orang terkubur berdasarkan laporan Pusat Bencana Nasional PNG melalui surat kepada PBB. Meski demikian sampai saat ini baru enam jenazah yang ditemukan. Pada akhir pekan lalu petugas dan warga menemukan pasangan suami istri (pasutri) dari reruntuhan longsor.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 hari lalu

Kemarau Ekstrem Ancam Habitat, 3 Orang Utan Dievakuasi dari Perkebunan Warga di Ketapang Kalbar

21 hari lalu

Hujan Ekstrem Guyur Jepang, 8 Orang Tewas hingga Ribuan Penumpang Terjebak di Bandara

21 hari lalu

Longsor Tambang Emas Ilegal di Pohuwato, 5 Penambang Meninggal, 1 Selamat

26 hari lalu

Dua Pekerja Proyek Drainase Terjebak Beton Roboh di Jatinegara Jaktim, Dievakuasi 2 Jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal