LSM: Sistem Peradilan di Korut Tidak Manusiawi, Perempuan Diperkosa saat Diinterogasi

Arif Budiwinarto
LSM HAM merilis laporan terbaru berisi kekerasan serta tindakan tidak manusiawi dalam sistem peradilan di Korea Utara. (foto: ist)

Dari penuturan salah seorang sumber yang pernah terlibat dalam menangani kasus pidana, penganiayaan terhadap tahanan baik itu dipukul dengan tongkat atau ditendang "sangatlah kejam" pada tahap awal penahanan praperadilan.

"Peraturan mengatakan tidak boleh ada pemukulan, tapi kami membutuhkan pengakuan selama penyelidikan dan tahap awal pemeriksaan pendahuluan," kata seorang sumber yang merupakan mantan polisi Korut dikutip dari AFP.

"Jadi, Anda harus memukul mereka (terduga pelaku) untuk mendapatkan pengakuan," lanjutnya.

Sementara itu, Park Ji Cheol mantan tahanan kasus pidana di Korut membeberkan kisahnya. Dia mengaku pernah mendapatkan perlakukan tidak manusiawi saat berada di kantor polisi.

"Kami dipaksa duduk diam di lantai, berlutut atau dengan kaki disilangkan selama 16 jam sehari, bahkan dengan gerakan yang sekilah mengarah pada hukuman," katanya.

"Hukumannya berkisar dari memukul - menggunakan tangan, tongkat, atau ikat pinggang kulit - hingga memaksa mereka berlari berputar-putar di sekitar satu yard hingga 1.000 kali."

"Jika saya atau orang lain pindah (di dalam sel), para penjaga akan memerintahkan saya atau semua teman satu sel untuk mengulurkan tangan kami melalui jeruji sel dan akan menginjak mereka berulang kali dengan sepatu bot mereka," lanjutnya.

Perempuan diperkosa dan mendapat pelecehan seksual saat diinterogasi..

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
6 hari lalu

Sosok Kim Ju Ae, Putri Kim Jong Un Berusia 13 Tahun yang Jadi Dirjen Rudal Korut

Internasional
6 hari lalu

Masih Berusia 13 Tahun, Ju Ae Putri Kim Jong Un Dipercaya Jadi "Dirjen Rudal" Korea Utara

Internasional
10 hari lalu

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Sekjen Partai Pekerja Korut berkat Senjata Nuklir

Internasional
14 hari lalu

Nyetir Truk Peluncur Rudal, Kim Jong Un: Tak Ada Negara Miliki Senjata seperti Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news