Setelah kejadian ini, ANA menyatakan permintaan maaf ke publik. Perusahaan juga berjanji akan memangkas bayaran para pejabatnya sebagai bentuk hukuman.
ANA juga mengeluarkan peraturan baru yang melarang karyawan mengonsumsi minuman beralkohol di bandara dan selama penerbangan.
Belum dektahui apakah korban mengajukan gugatan atau tidak.