Macron dan Angela Merkel Serukan Invasi Turki ke Suriah Segera Dihentikan

Nathania Riris Michico
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) dan Kanselir Jerman Angela Merkel menyerukan diakhirinya serangan Turki di Suriah. (FOTO: AFP Photo / ludovic MARIN)

PARIS, iNews.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron dan dan Kanselir Jerman Angela Merkel menyerukan diakhirinya serangan Turki terhadap Kurdi di utara Suriah. Mereka memperingatkan konsekuensi kemanusiaan mengerikan atas invasi itu, serta akibat yang memicu lahirnya lagi kelompok ISIS.

Macron menyambut Merkel di Paris untuk jamuan makan malam. Dia mengatakan bahwa dirinya dan Merkel sudah berbicara secara terpisah dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk menyampaikan satu pesan yang jelas: "Harapan kita bersama adalah bahwa serangan harus dihentikan."

"Keyakinan kami adalah bahwa ofensif ini berisiko, dan kami sudah melihatnya di lapangan, untuk menciptakan situasi kemanusiaan yang tak tertahankan di satu sisi dan di sisi lain ISIS muncul kembali di kawasan itu," katanya, dalam konferensi pers bersama Merkel, seperti dilaporkan AFP, Senin (14/10/2019).

Merkel mengatakan, dia sudah berbicara dengan Erdogan selama satu jam dan mengatakan kepadanya: "Kita harus mengakhiri invasi Turki ini."

"Ada alasan kemanusiaan untuk ini," katanya, seraya menambahkan, "Kami tidak bisa lagi menerima situasi ini melawan Kurdi. Solusi lain harus benar-benar ditemukan."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
8 hari lalu

Prancis Kirim Kapal Induk Charles de Gaulle Berlayar, Sinyal Keras untuk Iran

Internasional
8 hari lalu

Timur Tengah Memanas, Prancis Kirim Kapal Perang Lindungi Negara Arab hingga Siprus

Internasional
2 bulan lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
2 bulan lalu

Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal