Macron dan Angela Merkel Serukan Invasi Turki ke Suriah Segera Dihentikan

Nathania Riris Michico
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) dan Kanselir Jerman Angela Merkel menyerukan diakhirinya serangan Turki di Suriah. (FOTO: AFP Photo / ludovic MARIN)

Pertempuran melanda utara Suriah sejak Rabu (9/10/2019), ketika Turki melancarkan serangan terhadap Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi. Turki menganggap pasukan Kurdi sebagai "teroris" yang terkait dengan gerilyawan di Turki.

Trump dituduh mengkhianati Kurdi, sekutu setia dalam perang melawan ISIS, setelah memerintahkan pasukan AS mundur dari wilayah perbatasan itu.

Setidaknya 60 warga sipil tewas dalam serangan yang dilancarkan Turki. PBB menyatakan, kekerasan terbaru memaksa 130.000 orang meninggalkan rumah mereka.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
8 hari lalu

Prancis Kirim Kapal Induk Charles de Gaulle Berlayar, Sinyal Keras untuk Iran

Internasional
8 hari lalu

Timur Tengah Memanas, Prancis Kirim Kapal Perang Lindungi Negara Arab hingga Siprus

Internasional
2 bulan lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
2 bulan lalu

Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal