Maduro Gelar Latihan Perang Terbesar Dalam Sejarah Venezuela

Nathania Riris Michico
Tentara Venezuela saat ikut latihan militer. (Foto: AFP/Getty Images)

"Kita harus bersiap untuk membela kedaulatan (Venezuela), integritas teritorial, kemerdekaan," katanya, sebagaimana dilaporkan Russia Today, Senin (11/2/2019).

Dia khawatir seruan AS untuk perubahan rezim dan dukungan agresif untuk Juan Guaido bisa meningkat menjadi invasi militer.

Guaido pada Jumat lalu menolak untuk mengesampingkan kemungkinan untuk memberikan izin intervensi militer AS guna menggulingkan Presiden Maduro dari kekuasaan. Sikapnya itu menuai kecaman dari sejumlah pemimpin Amerika Latin dan politisi AS.

Presiden Bolivia Evo Morales, misalnya, mengecam pernyataan Guaido.

"Kami menolak pernyataan oleh Juan Guaido yang memproklamirkan dirinya sendiri, yang menyambut baik intervensi militer AS di Venezuela,” kata Morales, dalam sebuah pernyataan.

"Saya ingin tahu apa yang dikatakan oleh saudara-saudara presiden yang mengenalnya tentang hasutan perang di Amerika Latin," imbuh dia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
26 hari lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

29 hari lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

1 bulan lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

1 bulan lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal