Mahathir Geram Posting-an soal Prancis Disalahartikan: Saya Dituduh Promosikan Kekerasan

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

"Karena orang-orang yang melihat posting-an saya berputar-putar dan di luar konteks, laporan dibuat kepada saya dan saya dituduh mempromosikan kekerasan dan lain-lain, di Facebook dan Twitter," ujarnya, dikutip dari The Straits Times, Jumat (30/10/2020).

Dia juga mengkritik Facebook dan Twitter karena hanya mengizinkan satu sisi argumen tanpa memberikannya kesempatan untuk menjelaskan. Posting-an Mahathir di kedua platform media sosial itu telah dihapus.

“Di satu sisi, mereka membela orang-orang yang memilih untuk menampilkan kartun Nabi Muhammad serta mengharapkan semua muslim menelannya atas nama kebebasan berbicara dan berekspresi. Di sisi lain, mereka dengan sengaja menghapus bagian bahwa umat Islam tidak pernah balas dendam. Ketidakadilan yang mereka alami di masa lalu," tuturnya.

Mahathir menambahkan, seruannya bahwa Prancis harus menjelaskan kepada warga mereka agar lebih peka dan menghormati keyakinan orang lain diabaikan.

"Apa yang dipromosikan dalam reaksi tulisan saya adalah untuk membangkitkan kebencian Prancis terhadap muslim," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Prancis Siagakan 70.000 Aparat jelang Demo Besar-besaran Besok, Pasukan Elite Dikerahkan

8 jam lalu

Prancis Geger! Virus Shamonda Menyebar ke Manusia untuk Pertama Kalinya

2 hari lalu

Demo Prancis Berlanjut Sabtu Depan, Prancis Kerahkan Tentara Jaga Toko Barang Mewah

3 hari lalu

Prancis Bakal Diguncang Demo Besar Lagi, Pemerintah Kerahkan Tentara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal