Mahathir Geram Posting-an soal Prancis Disalahartikan: Saya Dituduh Promosikan Kekerasan

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir geram banyak pihak hanya mengutip sebagian dari cuitannya soal muslim punya hak untuk marah dan membunuh jutaan warga Prancis terkait pembantaian di masa lalu.

Dia mengatakan banyak orang hanya berhenti di kalimat itu dan tidak mempehatikan pernyataan berikutnya bahwa muslim tidak balas dendam meskipun punya hak.

Desakannya kepada Prancis untuk menunjukkan rasa hormat terhadap keyakinan orang juga dikesampingkan dengan terburu-buru untuk menyerangnya.

"Pada umumnya muslim belum menerapkan hukum 'mata ganti mata'. Muslim tidak. Warga Prancis seharusnya tidak. Sebaliknya, Prancis harus mengajari warganya untuk menghormati perasaan orang lain," kata Mahathir.

Cuitan Mahathir mengundang kritikan luas karena dia dianggap mendukung pembunuhan terkait kartun Nabi Muhammad SAW.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 hari lalu

Kavinsky Pencipta Nightcall Soundtrack Ikonik Film Drive Meninggal Dunia, Macron Berduka

10 hari lalu

Rekor Penerbangan Terpanjang, Pesawat Airbus A350 Terbang 24 Jam Nonstop Australia-Prancis

11 hari lalu

Delegasi AS Walk Out saat Dubes Prancis Pidato di Sidang Dewan Keamanan PBB, Ada Apa?

13 hari lalu

Karhutla Kian Tak Terkendali, 250.000 Warga Prancis dan Spanyol Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal