Mahathir Ingatkan PM Australia agar Tak Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id - Tidak hanya Pemerintah Indonesia, Malaysia juga mengkritik rencana Australia yang mempertimbangkan akan memindahkan kantor kedutaan besarnya di Israel, dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan kepada mitranya dari Australia, Scott Morrison, bahwa keputusan itu sama saja mendukung aksi terorisme Israel terhadap warga Palestina.

"Saya menekankan, dalam menangani terorisme, seseorang harus tahu penyebabnya. Menambah penyebab terorisme tidak akan membantu," ujarnya, di sela KTT ASEAN di Singapura, dikutip dari The Star, Kamis (15/11/2018).

Lebih lanjut Mahathir menegaskan, sejauh ini Australia belum membuat keputusan apa pun soal pemindahan kedubes.

"Australia belum membuat keputusan apa pun. Mereka sedang mempelajarinya," Mahathir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal