Makin Canggih, Iran Gunakan Rudal Pertahanan Baru Rontokkan Drone Mata-Mata AS

Anton Suhartono
Iran menggunakan sistem pertahanan udara baru untuk menembak jatuh drone-drone canggih AS, termasuk MQ-9 Reaper (Foto: AP)

Arash-e Kamangir diambil dari nama pahlawan dalam mitologi Persia yang digambarkan dalam cerita rakyat, menembakkan panah untuk menarik garis perbatasan antara Iran dan Asia Tengah. 

Mark Hilborne, dosen senior sekolah studi keamanan King's College London, Inggris, mengatakan kepada Al Jazeera, meskipun sangat sedikit informasi tentang Arash-e Kamangir, serangan itu akan sesuai dengan pola perlawanan Iran yang lebih luas.

“Iran menjadi cukup mandiri dalam berbagai bentuk desain rudal dan, seperti Ukraina, cerdik dalam mengubah ekonomi peperangan. Sistem yang murah dan sederhana dapat mengancam sistem yang jauh lebih kompleks,” ujarnya.

Penggunaan drone Reaper oleh AS menunjukkan, Negeri Paman Sam akan mengandalkan rudal yang harganya lebih mahal daripada untuk menyerang Iran.

Sementara Iran tetap menggunakan drone Shahed yang jauh lebih murah, memberikan keuntungan ekonomi jangka panjang dalam konflik yang berkepanjangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Purbaya soal Tarif Trump 10 Persen: Bagus, tapi Persaingan Sama Saja

8 jam lalu

Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel

13 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel

13 jam lalu

Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal