Malaysia Gelar Pemilu Setelah Covid-19 Usai, Kesempatan PM Muhyiddin Galang Koalisi Baru

Arif Budiwinarto
Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin. (foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Malaysia akan menggelar pemilihan umum (pemilu) setelah pandemi Covid-19 selesai. PM Muhyiddin Yassin memanfaatkan waktu yang ada untuk menggalang koalisi baru guna memenangkan pemilu ke-15.

Hal tersebut disampaikan oleh PM Muhyiddin tak lama setelah parlemen menyetujui anggaran negara 2021 sebesar 322,5 miliar Ringgit Malaysia melalui pemungutan suara, Kamis (26/11/2020) kemarin.

Meski tidak diketahui dengan rinci, berapa suara yang mendukung pengesahan tersebut, ini menandakan kepercayaan parlemen pada PM Muhyiddin masih terjaga baik.

Keputusan Parlemen sekaligus menjadi kemenangan PM Muhyiddin yang sebelumnya mendapat tekanan dari tokoh oposisi Anwar Ibrahim. Sebelumnya, Mahathir mengklaim mendapat dukungan mayoritas parlemen untuk membentuk pemerintahan baru.

Malaysia menghadapi gelombang dua infeksi virus corona dengan angka kumulatif meningkat lebih dari empat kali lipat sejak September menjadi lebih dari 63.000 pada Sabtu (28/11/2020).

Atas pertimbangan inilah PM Muhyiddin merencanakan pemilu Malaysia setelah pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir. Bersamaan dengan itu, Muhyiddin terdorong untuk memperbaiki hubungan dengan Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), koalisi terbesar di Malaysia.

Muhyiddin mengatakan dia bertemu dengan presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi minggu ini guna menegaskan arah koalisi serta menghindari persaingan satu sama lain ketika pemilihan umum berlangsung.

"Saya tahu rakyat sudah muak dengan politik yang tak kunjung usai. Rakyat ingin pemimpin politik membantu mereka, bukan terus-menerus memperebutkan kekuasaan," kata Muhyiddin dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (28/11/2020).

Manuver PM Muhyiddin kembali menangkan Pemilu

Perdana menteri juga mengatakan yakin koalisi Perikatan Nasional (PN) akan diterima dengan baik oleh warga Malaysia pada pemilihan umum mendatang.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

PM Malaysia: Perang Timur Tengah Bisa Picu Krisis Dahsyat, Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Internasional
1 hari lalu

Perang Timur Tengah, Malaysia Pertahankan Harga BBM Subsidi Rp8.500 Selama 2 Bulan

Nasional
9 hari lalu

Bareskrim-Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 1 Kapal Disita

Nasional
10 hari lalu

Detik-Detik Bandar Narkoba Ko Erwin Ditangkap saat Mau Kabur, Nyaris Masuk Wilayah Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal