Manajer Stasiun Radio Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata, Jurnalis Diculik

Umaya Khusniah
Pasukan AS ditarik dari Afganistan. (Foto: Reuters)

"Sama sekali tidak ada petunjuk di mana Taliban telah menyekap Hemat. Kami benar-benar dalam keadaan panik," kata kepala saluran TV swasta, Razwan Miakhel.

Sementara juru bicara Taliban mengaku dia tidak memiliki informasi tentang pembunuhan di Kabul atau jurnalis yang diculik di Helmand.

Koalisi organisasi berita Afghanistan telah menulis surat kepada Presiden AS Joe Biden dan para pemimpin di Dewan Perwakilan Rakyat. Mereka mendesak As untuk memberikan visa imigrasi khusus kepada wartawan Afghanistan dan staf pendukung.

Sebelumnya, Taliban merebut tiga kota utara selama akhir pekan. Mereka juga mengancam akan merebut wilayah lebih banyak lagi. 

SeranganTaliban meningkatk melawan pasukan pemerintah Afghanistan setelah pengumuman AS akan mengakhiri misi militernya di negara itu pada akhir bulan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
10 hari lalu

Kemhan Afghanistan Klaim Hancurkan Pangkalan Militer Pakistan

Nasional
10 hari lalu

Afghanistan-Pakistan Perang Terbuka, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman

Internet
10 hari lalu

Asosiasi Media Siber Ungkap Hampir Semua Jurnalis Gunakan AI sebagai Alat Bantu

Internasional
10 hari lalu

Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan dan Afghanistan, bak Langit dan Bumi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal