Manajer Stasiun Radio Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata, Jurnalis Diculik

Umaya Khusniah
Pasukan AS ditarik dari Afganistan. (Foto: Reuters)

"Sama sekali tidak ada petunjuk di mana Taliban telah menyekap Hemat. Kami benar-benar dalam keadaan panik," kata kepala saluran TV swasta, Razwan Miakhel.

Sementara juru bicara Taliban mengaku dia tidak memiliki informasi tentang pembunuhan di Kabul atau jurnalis yang diculik di Helmand.

Koalisi organisasi berita Afghanistan telah menulis surat kepada Presiden AS Joe Biden dan para pemimpin di Dewan Perwakilan Rakyat. Mereka mendesak As untuk memberikan visa imigrasi khusus kepada wartawan Afghanistan dan staf pendukung.

Sebelumnya, Taliban merebut tiga kota utara selama akhir pekan. Mereka juga mengancam akan merebut wilayah lebih banyak lagi. 

SeranganTaliban meningkatk melawan pasukan pemerintah Afghanistan setelah pengumuman AS akan mengakhiri misi militernya di negara itu pada akhir bulan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Megapolitan
6 hari lalu

Oknum TNI AL dan 5 Warga Sipil Ditetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan di Depok

Megapolitan
12 hari lalu

3 Orang Sekeluarga di Jakut Tewas, Begini Kondisi Terkini Korban Selamat

Internasional
12 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Sejumlah Wilayah di Afghanistan, 17 Orang Tewas

Nasional
24 hari lalu

Kecelakaan Bus Tewaskan 15 Orang di Tol Krapyak, Kemenhub: Kendaraan Tidak Laik Jalan  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal