Manajer Stasiun Radio Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata, Jurnalis Diculik

Umaya Khusniah
Pasukan AS ditarik dari Afganistan. (Foto: Reuters)

KABUL, iNews.id - Kelompok bersenjata membunuh manajer stasiun radioAfghanistan di Kabul. Tak hanya itu, seorang wartawan di Provinsi Helmand bagian selatan juga diculik sekelompok orang. 

Toofan Omar, manajer stasiun radio Paktia Ghag tewas setelah kelompok bersenjata melepaskan tembakan. Korban yang juga perwira untuk NAI, sebuah kelompok hak asasi yang mendukung media independen di Afghanistan tewas Minggu (8/8/2021). 

"Omari dibunuh oleh orang-orang bersenjata tak dikenal. Dia merupakan orang liberal. Kami menjadi sasaran karena bekerja secara independen," kata kepala NAI, Mujeeb Khelwatgar seperti dilansir dari Reuters.

Para pejabat di Kabul menduga pelaku pembunuhan ini merupakan para pejuang Taliban.

Bulan lalu, NAI melaporkan sedikitnya 30 jurnalis dan pekerja media tewas, terluka atau diculik oleh kelompok militan di Afghanistan selama tahun 2021. 

Di Provinsi Helmand selatan, para pejabat mengatakan pejuang Taliban telah menangkap seorang jurnalis lokal, Nematullah Hemat, dari rumahnya di Lashkar Gah, Minggu. Korban merupakan jurnalis TV swasta, Gharghasht TV.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
1 hari lalu

Viral Jurnalis Dihalangi Liput Demo di Bundaran HI, Polda Metro Minta Maaf

3 hari lalu

Meutya Hafid Sebut Profesi Wartawan Rentan Alami Gangguan Jiwa

3 hari lalu

Meutya Hafid Minta Perusahaan Media Wajibkan Debriefing bagi Jurnalis usai Liputan Berat

8 hari lalu

Pemerintah Dorong Platform Digital Bagi Keuntungan yang Adil ke Media, Lindungi Hak Jurnalis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal