Mantan Jenderal Dinas Intelijen Rusia Bunuh Diri, Tinggalkan Surat soal Pistol Hadiah

Anton Suhartono
Lev Sotskov (Foto: Sputnik)

Pria 90 tahun itu diketahui menderita sejumlah penyakit serius dan berulang kali memberi tahu kerabatnya bahwa dia sudah lelah untuk hidup.

Sotskov lahir di Leningrad pada 1932 dan bergabung dengan KGB pada 1959. Dia menghabiskan lebih dari 40 tahun barkarier di intelijen, baik di dalam maupun luar negeri hingga Uni Soviet berubah menjadi Rusia. KGB kemudian berubah menjadi SVR atau Badan Intelijen Asing pada 1991.

Setelah pensiun, Sotskov mendedikasikan diri untuk sejarah, menulis beberapa buku tentang tugas-tugas dinas intelijen. Dia mendapat hadiah dari SVR pada 2006 atas bukunya berujudul 'Operation Tarantula'. Buku itu berisi misi intelijen Uni Soviet yang menargetkan politisi dan mata-mata Inggris antara 1930 dan 1945.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Serangan Bom Rusia Hantam Bus Penuh Penumpang di Ukraina, 30 Orang Tewas

3 hari lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

2 hari lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

3 hari lalu

Kemenkes Pantau Dugaan Pes di Rusia, Pengawasan Pintu Masuk Indonesia Diperketat

5 hari lalu

WHO Pantau Kasus Dugaan Pes Rusia, Ini Pesan untuk Dunia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal