Mantan Jenderal Israel Benny Gantz Mundur dari Kabinet Perang Netanyahu

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz. (Foto: Reuters)

“Benny, ini bukan waktunya untuk meninggalkan pertempuran, ini adalah waktunya untuk bergabung,” ujar Netanyahu.

Pada Sabtu (8/6/2024), beberapa jam setelah pasukan zionis membebaskan empat tawanan Israel dari Gaza sembari membantai 274 warga Paleatina, Netanyahu meminta Gantz untuk tidak mengundurkan diri. Gantz, politikus yang kini berusia 65 tahun, dipandang sebagai kandidat favorit untuk membentuk koalisi baru jika pemerintahan Netanyahu digulingkan dan pemilihan umum dini diadakan.

Partai Persatuan Nasional yang berhaluan tengah yang dipimpin Gantz pada pekan lalu mengusulkan rancangan undang-undang untuk membubarkan Knesset (Parlemen Israel) dan mengadakan pemilihan umum dini.

Gantz, seorang mantan panglima militer, adalah saingan utama Netanyahu sebelum bergabung dengan kabinet perang. Dia telah berulang kali meminta Israel untuk mencapai kesepakatan guna menjamin pembebasan semua tawanan dan menjadikannya sebagai "prioritas".

Sejak gencatan senjata selama seminggu pada November lalu, yang berujung pada pembebasan sejumlah tawanan, Israel gagal mencapai kesepakatan lebih lanjut dan terus melancarkan operasi militer brutalnya di Gaza.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal